
Dalam waktu pendek, pada abad ke-15 M, orang Turki Utsmaniyah (Ottoman) membuat debut di panggung sejarah. Pada tahun 1455 M, mereka menjadi perhatian dunia, ketika Mehmed (Arab : Muhammad) Sang Penakluk merebut Konstantinopel, Ibukota Romawi Timur. Kemenangan ini membuat dunia Islam kembali bersemangat. Mereka menggantungkan harapan pada Turki Utsmaniyah sebagai pembangkit Islam.
Baron Carra de Vaux meneliti dengan tepat :
"Kemenangan Muhammad sang Penakluk bukan hanya karena nasib belaka atau Kerajaan Romawi Timur yang melemah. Sultan itu telah mempersiapkannya dalam waktu yang lama. ia telah mengambil manfaat dari semua pengetahuan ilmiah yang ada. Meriam baru saja diciptakan, dan ia memutuskan untuk melengkapi dirinya dengan meriam terbesar di dunia, dan untuk ini ia telah mendapat bantuan ahli teknik Hungaria, yang membuat meriam yang mampu menembakkan peluru seberat 300 kilogram dengan jarak tembak satu mil. Dikatakan bahwa meriam itu ditarik oleh 700 orang, dan bila senjata itu diisi memerlukan waktu dua jam. Muhammad menyerbu Konstantinopel dengan 300.000 serdadu dan pasukan artileri yang kuat. Armadanya, yang menyerbu kota itu dari laut, terdiri dari 120 kapal perang. Dengan taktik yang lihai, Sultan memecah sebagian armadanya melalui darat. Ia meluncurkan tujuh puluh kapal ke laut dari arah Qasim Pasya, dengan membawa mereka di atas papan-papan kayu yang telah dilumasi lemak (untuk membuatnya menjadi licin)"
Kerajaan Turki Utsmaniyah memiliki keunggulan di berbagai bidang di zamannya, yaitu :
a. Memiliki kemampuan adaptasi yang cepat, sehingga tidak seperti bangsa di Timur yang lamban dan senang bermewah - mewahan.
b. Memiliki kekuasaan di tiga benua, yaitu Asia, Eropa, dan Afrika, dari Teluk Persia hingga Tembok - Tembok Vienna. Armada Utsmaniyah terdiri dari 3.000 kapal. Pernah memporak- porandakan armada gabungan Romawi, Venesia, Spanyol, Portugal, dan Malta di tahun 1549.
b. Kerajaan Turki Utsmaniyah memiliki Ibukota yang strategis, yaitu Konstantinopel atau Istanbul. Napoleon Bonaparte pernah berkata, bahwa ibukota yang sesuai untuknya hanya di Konstantinopel.
Sekian info dari saya, semoga bermanfaat
0 komentar:
Posting Komentar