Aku seperti Kancil,Yang dapat berubah menjadi serigala atau rubah.
Aku mendapat sebongkah gunung emas, lidahku selalu mengucap syukur pada-Mu.
Aku mendapat wabah, tak terasa mengucap kata syukur.
Tapi aku jemu mendengar kepakan dan suara gagak – gagak di sekitarku.
Aku membuat rencana, selalu ditepis olehnya.
Batinku tersiksa ketika para pemandu itu berkisah kebobrokan yang di dekatku.
Aku iri melihat 3 merpati.
Dengan kelembutanm sayap dengan.
Aku tahu segala sesuatu tersusun rapi oleh rabbku,
Tapi bagiku, mengapa menjadi rancu.
Aku ingin melampiaskan ini, tapi seolah tertahan dengan semua wabah.
Yang kuderita,Yang kualami,Yang kubenci,
Aku membutuhkan isyraq-Mu.
Aku merasa dalam lingkaran setan yang berujung dalam masa- masa ini.
Ya Rabb, aku ingin menjadi hamba- Mu yang ikhlas dan bersyukur...
Kamis, 13 Mei 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar