by Muhammad Rasyid Ridho on Thursday, September 16, 2010 at 10:48pm
Di Cordoba kita bersantai
Menikmati hembusan udara yang sejuk
Bersua bercanda ria
Tawa melepas sendu
Di Cordoba kita menikmati
Kuliner Al-Masyriq
Penuh dengan rempah
Rempah kehangatan yang deras
Di Cordoba kita berjalan
Di sebuah jalan
Jalan para serdadu memanggul pedang
Tanpa baju zirah
Serta kuda-kuda yang menapak
dengan gagah berani
Di Cordoba kita masuk
Ke sebuah bangunan
Megah di masa lalu
Suram di masa sesudahnya
Tempat para pencari-Nya merenung
Di Cordoba kita menyusuri
Puing-puing istana cahaya
Terbakar zaman rupanya
Hanya puing !
Hamba Yang Maha Pengasih meninggalkannya
Tanpa penerus yang bijak.
BIlamanakah akan terulang ?
Hari-hari itu
Pengorbanan
O Cordoba, kita berharap kau kembali
0 komentar:
Posting Komentar